Seperti hanya dibahas, untuk program yang akan dieksekusi, proses, atau tugas, diciptakan untuk itu program. Dari prosesor sudut pandang, itu menjalankan instruksi dari repertoar dalam beberapa urutan ditentukan oleh nilai-nilai perubahan dalam program counter register. Seiring waktu,  program counter bisa merujuk ke kode dalam program-program berbeda yang adalah bagian dari proses yang berbeda. Dari sudut pandang program individu, yang eksekusi melibatkan urutan instruksi dalam program itu. Kita bisa mencirikan perilaku proses individual dengan membuat daftar urutan instruksi yang melaksanakan proses itu. Seperti sebuah daftar disebut sebagai jejak proses. Kita bisa mencirikan perilaku prosesor dengan menunjukkan bagaimana jejak-jejak dari berbagai proses disisipkan. Kami mengasumsikan bahwa OS hanya memungkinkan proses untuk melanjutkan eksekusi untuk maksimal enam siklus instruksi, setelah itu terganggu; ini mencegah setiap proses tunggal dari waktu memonopoli prosesor, enam pertama instruksi dari proses yang dijalankan, diikuti dengan time-out dan pelaksanaan beberapa kode di operator, yang melaksanakan enam instruksi sebelum.

Didalam Status Proses ada dua macam model yaitu model proses dua status dan model proses lima status

Model Proses Dua Status

Proses dapat berada pada salah satu dari dua status
– Berjalan (running) berarti program sedang melaksanakan perintah dan sedang dieksekusi serta proses exit
– Not-running berarti program tidak dalam proses eksekusi melainkan persiapan akan dieksekusi

Model Proses Lima Status

Model proses lima status diantaranya adalah

  • New adalah Proses sedang dikerjakan/dibuat.
  • Running adalah Instruksi sednag dikerjakan.
  • Waiting adalah Proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/signal).
  • Ready adalah Proses sedang menunggu untuk ditugaskan pada sebuah prosesor.
  • Terminated adalah Proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/mengeksekusi.

Keadaan diagram yang berkaitan dangan keadaan tersebut dijelaskan pada gambar dibawah ini :

Gambar diatas menunjukkan kemungkinan terjadinya proses transisi diantaranya sebagai berikut:

  • Null -New : Sebuah proses baru yang dibuat untuk menjalankan sebuah event terjadi program
  • New -Ready : proses akan berpindah ke tempat yang baru siap ketika sudah siap untuk melakukan proses tambahan. Kebanyakan sistem menetapkan beberapa batas berdasarkan jumlah proses yang ada atau jumlah memori virtual berkomitmen untuk proses yang ada.
  • Ready – Running : Ketika waktu untuk memilih menjalankan proses OS memilih salah satu proses di siap state. Pekerjaan ini yang menjadwal atau memberangkatkan.
  • Running -Exit : proses yang sedang berjalan diakhiri oleh OS jika proses menunjukkan bahwa ia telah selesai atau jika aborts.
  • Running – Ready :alasan yang paling umum untuk transisi ini adalah proses yang berjalan telah mencapai batas maksimum yang diijinkan untuk terganggu waktu pelaksanaan hampir semua sistem operasi multiprogramming menentukan jenis waktu yang tepat.
  • Running -Blocked : Sebuah proses diletakkan di Diblokir jika permintaan sesuatu yang harus menunggu. Permintaan untuk OS biasanya dalam bentuk sistem layanan panggilan yaitu panggilan dari program untuk menjalankan prosedur yang merupakan bagian dari sistem operasi kode.
  • Blocked -Ready : Sebuah proses blokir tersebut akan dipindahkan yang Siap saat acara yang telah menunggu terjadi.
  • Ready -Exit : Untuk jelasnya, transisi ini tidak akan ditampilkan pada diagram . Dalam beberapa sistem induk dapat proses setiap saat Juga jika induk terminates dihentikan maka semua proses yang terkait dengan induk tersebut akan dihentikan.
  • Blocked – Exit : Komentar di bawah item sebelumnya berlaku.

sumber

google.com

William Stallings.2001.Process, Fourth Edition. Prentice Hall.

Nama Kelompok :

Joko Saputra (08.04.111.00019)

Lynda Octavia S (08.04.111.00120)

Rendra Rizky P (08.04.111.00017)