Penyelesaian permasalahan keputusan pertama sekali dilakukan dengan

membentuk model.

•     Pada aplikasi riset operasional umumnya, tujuan dan sumber daya yang

membatasi dapat ditunjukkan secara kuantitatif atau matematik sebagai

fungsi variabel keputusan             digunakan model matematik.

o Tidak         semua          permasalahan              optimasi           dapat         dimodelkan

menggunakan model matematik.

o Meskipun dapat dimodelkan secara matematik, tidak jarang juga

model matematik yang diformulasikan terlalu kompleks untuk

diselesaikan menggunakan metode solusi yang ada.

•     Pendekatan lain yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah

menggunakan model simulasi.

o Model simulasi tidak menunjukkan secara eksplisit hubungan input

dan output.

o Model simulasi cukup mahal.

•     Dilihat dari bentuk data yang digunakan, model dapat dibedakan menjadi

model deterministik dan model probabilistik atau stokastik.

•     Model deterministik dibangun menggunakan data yang sifatnya pasti.

•     Model probabilistik dibangun menggunakan data yang sifatnya tidak pasti.

•     Kadang-kadang, model dibangun dengan asumsi data yang sifatnya pasti

dapat diperoleh.

•     Hal ini dilakukan karena penyelesaian model deterministik relatif lebih

mudah dibandingkan model probabilistik.

•     Asumsi ini pada kenyataannya sering ditemukan tidak dipenuhi karena

sulitnya mendapatkan data yang sifatnya pasti.

•     Untuk kasus seperti ini, pembangunan model harus diulang.