Serunya Sharing Keliling

Hari sabtu, tanggal 16 Juli 2011 saya mengikuti acara sharing keliling yang di UPN Veteran Jatim Surabaya. Sharing keliling ini merupakan acara dari Salingsilang.com dan internet sehat. Saya berangkat dari kamal bersama-sama teman nak-kanak plat-m kurang lebih pukul 08.30 (kalo gak salah). Kemudian sampai di UPN sekitar jam 09.40. Saya bersama anak-anak lain yang mayoritas dari Univ Trunojoyo sebagai anggota plat-m melakukan registrasi dan mendapatkan snack (lumayan buat makan pagi, ^_^). Acara di mulai agak siang. Tujuan di adakan acara sharing keling oleh salingsilang.com dan internet sehat adalah untuk  memperkenalkan dunia online berupa social media kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk creative writing, photo blogging, dan video blogging. Setelah acara pembukaan maka acara intinya, memberi kebebasan kepada peserta untuk memilih kelas yang di inginkan yaitu Read more…

NAT dan ACLs

  1. NAT (Network Address Translation)

Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

Sebuah paket TCP terdiri dari header dan data. Header memiliki sejumlah field di dalamnya, salah satu field yang penting di sini adalah MAC (Media Access Control) address asal dan tujuan, IP address asal dan tujuan, dan nomor port asal dan tujuan.

Saat mesin A menghubungi mesin B, header paket berisi IP A sebagai IP address asal dan IP B sebagai IP address tujuan. Header ini juga berisi nomor port asal (biasanya dipilih oleh mesin pengirim dari sekumpulan nomor port) dan nomor port tujuan yang spesifik, misalnya port 80 (untuk web). Read more…

OSPF Router

OSPF adalah Protocol ini termasuk dalam link-state protocol, kelebihan utama dari protocol inI adalah dapat dengan cepat mendeteksi perubahan dan mejadikan routing kembali konvergen dalam waktu singkat dengan sedikit pertukaran data.Routing ini membentuk peta jaringan dalam tiga tahap, tahap pertama setiap router mengenali seluruh tetangganya, lalu router saling bertukar informasi dan router akan menghitung jarak terpendek ke setiap tujuan. Peta jaringanya akan disimpan dalam basis data sebagai hasil dari pertukaran informasi antar router. OSPF dapat menangani routing jaringan TCP/IP yang besar dan membuat hirarki routing dengan membagi jaringan menjadi beberapa area. Setiap paket yang dikirim dapat dibungkus dengan authentikasi, namun protocol ini membutuhkan kemampuan CPU dan memori yang besar. Proses dasar routing OSPF adalah menghidupkan adjency, proses flooding, dan perhitungan table routing. Router-router mengirimkan paket hello ke seluruh jaringan yangterhubung secara periodic, jika paket tidak terdengar maka jaringan dianggap down, defaultya mengirimkan 4 kali paket hello.Router-router selalu berusaha Read more…

Perbedaan RIP, IGRP, dan EIGRP

RIP

RIP (Routing Information Protocol) adalah routing protocol yang paling sederhana yang termasuk jenis distance vektor. RIP menggunakan jumlah lompatan (hop count) sebagai metric dengan 15 hop maksimum. Jadi hop-count yang ke-16 tidak dapat tercapai dan router akan memberikan pesan error ?destination is unreachable? (tujuan tidak tercapai). Daftar tabel route RIP ini akan di-update setiap 30 detik dan administrative distance untuk RIP adalah 120. Untuk menerapkan RIP ke suatu router.

Contoh :

Router(config)#router rip

Router(config-router)#network <network ID

Read more…

Tingkat – Tingkat Akses pada Cisco Router

Cisco IOS mempunyai penerjemah perintah (command interepter) yang disebut EXEC. Penerjemah perintah EXEC ini menerima perintah yang diketik oleh pemakai dan mengeksekusi perintah tersebut. Untuk menjaga keamanan konfigurasi router, EXEC dibagi atas beberapa tingkat-tingkat akses berdasar kegunaannya.

User Exec Mode

Ini adalah tingkatan pertama yang dimasuki setelah berhubungan dengan router dan menekan tombol Enter, ditandai oleh Router> prompt. Tingkat ini dipakai hanya untuk kegunaan yang sangat terbatas, misalnya untuk memeriksa status dari router. Kemampuannya untuk memeriksa status dari router pun sangat terbatas. Perintah-perintah yang dapat dijalankan di tingkat user exec mode ini antara lain adalah

  • Clear : untuk me-reset suatu fungsi
  • Enable : untuk akses dari tingkat user exec ke privileged exec mode

Router>enable

Password:kunci

Router#

  • Disable : untuk kembali dari tingkat privileged mode ke user mode
  • Login : untuk login sebagai seorang pemakai
  • Logout : untuk keluar dari exec mode

Privileged Exec Mode

Dengan mengetikkan perintah enable dari user exec mode, console akan meminta memasukkan password jika enable password atau enable secret password telah dibuat. Setelah itu router akan masuk ke privileged exec mode, yang ditandai dengan router# prompt. Pada tingkat privileged mode ini konfigurasi-konfigurasi router dapat diperiksa dan juga bisa masuk ke global configuration mode.

Perintah-perintah yang dapat dijalankan pada tingkat ini adalah semua perintah di user exec mode ditambah dengan perintah-perintah lain, seperti :

  • clock : perintah ini untuk men-set waktu dan tanggal router

Router#clock set <hh:mm:ss dd month yyy>

  • Configure : perintah ini untuk masuk ke global configuration mode untuk mengkonfigurasi router

Router#configure terminal → untuk masuk ke konfigurasi global mode

Router#configure memory → untuk mengkonfigurasi NVRAM

Router#configure net → untuk mengkonfigurasi TFTP server

Pada percobaan ini, configure memory dan configure net sangat jarang digunakan. Ke-banyakan untuk membuat konfigurasi router sudah cukup menggunakan configure terminal.

  • send : untuk mengirim kabar kepada user lain
  • show : merupakan suatu perintah yang sangat penting pada tingkat ini yang berguna menampilkan berbagi informasi tentang router. Perintah ini bisa juga digunakan untuk melacak kesalahan Read more…

Subnetting

Pada dasarnya subnetting adalah mengambil bit-bit dari bagian host sebuah alamat IP danme-reserve atau menyimpannya untuk mendefinisikan alamat subnet. Konsekuensinya adalah semakin sedikit jumlah bit untuk host. Jadi semakin banyak jumkah subnet, semakin sedikit jumlah bit yang tersedia untuk mendefinisikan host bit.

Fungsi Subnetting adalah

  • Untuk mengurangi lalu lintas jaringan (mengurangi broadcast storm/ memperkecil broadcast domain)
  • Mengoptimalisasi unjuk kerja jaringan
  • Pengelolaan yang disederhanakan (memudahkan pengelolaan, mengidentifikasikan permasalahan)
  • Penghematan alamat IP

Contoh Subnetting

Misalkan tersedia network address 192.168.1.0 / 24 → “ berarti kelas C ”. Misal kita membutuhkan 6 kelompok jaringan/network, maka yang kita lakukan adalah membagi alamat tersebut menjadi 6 subnet. Maka rumus yang digunakan adalah 2^n >= jumlah subnet. Variabel n menunjukkan jumlah bit yang dipinjam dari bit-bit host untuk dijadikan bit subnet. Read more…

Boolean Retrievel

Exercise 1.2 Consider these documents:

Doc 1     breakthrough drug for schizophrenia

Doc 2     new schizophrenia drug

Doc 3     new approach for treatment of schizophrenia

Doc 4     new hopes for schizophrenia patients

a. Draw the term-document incidence matrix for this document collection.

Term/Doc

Doc 1

Doc 2

Doc 3

Doc 4

approach

0

0

1

0

breakthrough

1

0

0

0

drug

1

1

0

0

for

1

0

1

1

hopes

0

0

0

1

new

0

1

1

1

of

0

0

1

0

patients

0

0

0

1

schizophrenia

1

1

1

1

treatment

0

0

1

0

b. Draw the inverted index representation for this collection, as in Figure 1.3 (page 7) Read more…

MANAJEMEN PROYEK WEB

 

  1. Pendahuluan

Manajemen proyek adalah aktivitas manusia untuk membentuk tindakan dari manusia lainnya. Hal-hal yang harus perlu dicermati mengenai manajemen proyek itu sendiri antara lain

  1. Adanya seorang manjaer proyek

  2. Tim web yang mempunyai pemahaman mengenai disiplin ilmu

  3. Tool dan teknik-teknik yang digunakan dalam manjemen proyek

  4. Konsistensi penggunaan tool yang terintegrasi dengan manajemen resiko

ebih jelas dan lengkapnya klik di sini

 

MANAJEMEN PROYEK WEB

 

 

  1. Pendahuluan

Manajemen proyek adalah aktivitas manusia untuk membentuk tindakan dari manusia lainnya. Hal-hal yang harus perlu dicermati mengenai manajemen proyek itu sendiri antara lain

  1. Adanya seorang manjaer proyek

  2. Tim web yang mempunyai pemahaman mengenai disiplin ilmu

  3. Tool dan teknik-teknik yang digunakan dalam manjemen proyek

  4. Konsistensi penggunaan tool yang terintegrasi dengan manajemen resiko

 

  1. Arti Sebuah Proyek

  1. Menurut Westland (2006) proyek adalah sebuah usaha untuk menghasilkan seperangkat pengiriman dalam waktu tertentu, biaya, dan kualitas tertentu.

  2. Ciri-ciri dari proyek

  • unik secara alami berarti tidak melibatkan proses pengulangan

  • mempunyai batas waktu berarti punya permulaan jelas dan tanggal akhir jelas

  • mempunyai anggaran yang telah disetujui berarti dialokasikan dari pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pelanggan

  • mempunyai sumber yang terbatas

  • meliputi elemen resiko

  • mendapatkan perubahan keuntungan

 

  1. Manajemen Proyek

  1. Manajemen proyek adalah suatu keahlian

  2. Manajemen proyek akan meliputi hal-hal sebagai berikut

  3. Sekelompok keahlian berarti spesialisasi pengetahuan, keahlian, dan pengalaman

  4. Sekumpulan peralatan

  5. Serangkaian proses

 

  1. Siklus Manajemen Proyek

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Tantangan di Web Manajemen Proyek

  1. Tantangan Umum dalam Pembangunan Perangkat Lunak

  2. Tantangan Kepemimpinan

  • Sistem perangkat lunak unik: Software sistem sering dikembangkan dari awal.

  • Sangat perspektif kepemimpinan teknis: Proyek manajemen telah didominasi oleh orang-orang teknologi, khususnya insinyur teknologi-minded.

  • Perencanaan yang buruk

  • Tantangan Pembangunan

  • Pemantauan Tantangan

  1. Tantangan yang berkaitan dengan pembangunan di Web Proyek

  • Kebaruan sebagai mengatasi banyak aplikasi Web yang dirancang untuk mengatasi grup pengguna baru atau tidak dikenal

  • Dinamika

  • Paralelisme

  • Kontinuitas

  • Usia muda

  • Ketidakdewasaan

  1. Produk-terkait Tantangan di Web Proyek

  • Kejelasan Kesederhanaan

  • Estetika

  • Spontanitas

  • Ubiquity

  • Kesesuaian

  • Stabilitas dan Keamanan

  • Skalabilitas

 

  1. Tim Manajemen Proyek

  1. Produser

  • Mencakup atau dikenal dengan manajer produk, manajer proyek, dan pimpinan proyek

  • Bertanggung jawab untuk penetapan arah proyek

  • Menangani isu taktis, seperti menjaga anggaran, pengaturan, dan batas waktu, pemeliharaan dokumen dan membuat pertemuan tim

  1. Pemimpin Teknis

  • Bisa dibilang juga sebagai pemimpin teknik dan pemimpin TI

  • Bekerja dengan Tim inti

  • Berhak menentukan situs seperti apa yang akan dikerjakan

  • Mendesain arsitektur teknis aplikasi situs atau mengatur tim perangkat lunak, basis data, dan pereyakasa jaringan untuk proyek

  1. Pemimpin Desain

  • Direktur kreatif, pemimpin kreatif atau desainer

  • Bertanggung jawab untuk penyajian visual situs

  • Pemimpin desain dapat melakukan semua pekerjaannya sendiri atau mengatur spesialis lainnya

  1. Pemimpin Produksi

  • Dikenal dengan manajemen produksi atau pemimpin HTML

  • Mengatur penciptaan situs fisik

  • Bekerja denganpemimpin teknis dan desain

  • Mengatur tim produksi halaman dan memastikan kualitas kode HTM: atau ASP.

 

  1. Mengelola Proses Pengembangan Web sebuah Aplikasi

  1. Penggunaan Alat

  • Aplikasi Web yang perlu dikembangkan dengan menggunakan pendekatan yang sangat fleksibel, ditandai dengan tingkat tinggi usabilitas, metode proses agile, kontak pelanggan dekat, dan sejumlah besar produk antara.

  • Proyek-proyek web khususnya harus ditangani berdasarkan rencana didokumentasikan, dan bahwa pengujian ekstensif dan hati-hati tidak bisa dihindarkan, bahkan jika proyek sudah menderita dari keterlambatan.

  • Karena pengembang proyek web biasanya berpengalaman, individu “autodidactic” belajar metode lincah dan peralatan yang diperlukan bisa, pada kenyataannya, mengarah pada situasi di mana segala sesuatu secara subyektif tidak penting dihilangkan, sedangkan hacking membuat pintu masuk (Beck dan McBreen 2002).

  1. Alat untuk Manajemen Proyek Web

  • Karena pengembang web mengutamakan dengan Web, alat-alat berbasis web yang cocok untuk manajemen proyek web atau bisa menyebutnya teknologi web

  • PHProject (http://www.PHProjekt.com), memungkinkan untuk menangani tugas-tugas manajemen proyek tradisional, seperti pencatatan waktu, memelihara buku harian, pengarsipan dan versioning dokumen hasil, penebangan, papan tulis, chat room, distribusi e-mail,

  1. Alat untuk Manajemen Konfigurasi

  • Mengelola versi dari kode sumber dan isi aplikasi, dan mengatur akses ke konten,

  • Menciptakan konfigurasi, baik untuk kode sumber dan isi aplikasi untuk menetapkan kebijakan rilis tertib, mengelola permintaan perubahan dan kesalahan penanganan dan cacat, pengendalian dokumen negara untuk memonitor kemajuan proyek.

  • Konfigurasi memungkinkan manajemen untuk menentukan siapa yang bisa berubah apa dan kapan, dan itu memungkinkan satu kontrol perubahan ini.

  1. Mengukur Kemajuan

  • Pendekatan ini identik dengan Rapid Application Development (RAD), teknik yang telah dikenal dan sering dipraktekkan dalam pengembangan perangkat lunak tradisional selama hampir dua puluh tahun.

  • Tentu saja, jelas pedoman penghitungan untuk Web adalah pentingnya untuk mendapatkan estimasi bermakna, mirip dengan metrik lainnya.

  1. Risiko Proyek

  1. Risiko dalam Pengembangan Software

Risiko adalah kemungkinan suatu kegiatan untuk menyebabkan kerugian atau kerusakan. Namun, kami berbicara tentang risiko hanya jika konsekuensinya pasti.

  1. Risiko khusus dalam Rekayasa Web / Web Engineering

  • Proyek gagal terutama karena komunikasi yang buruk dalam tim proyek Web dan dengan pelanggan, yaitu defisit pribadi.

  • penting bagi setiap proyek Web untuk menanggung risiko yang paling penting dalam pikiran dan untuk memastikan bahwa mereka akan bisa diatasi.

  1. Manajemen Risiko

  • Manajemen risiko berarti untuk secara proaktif mempertimbangkan bahwa ada kemungkinan masalah tertentu yang mungkin terjadi dalam proyek.

  • Manajemen risiko dapat dianggap sebagai bentuk asuransi yang mencakup masalah dengan segera menyediakan solusi begitu masalah muncul.

 

  1. Pandangan

  1. Tren lain adalah bahwa manajer telah mencoba untuk belajar secara induktif dari pengalaman proses mereka, melalui praktik-praktik ini terbukti pada orang lain.

  2. Ketika seseorang melihat statistik keberhasilan proyek perangkat lunak, gambar yang serius pada pandangan pertama.

  3. Pada pandangan pertama, hasil ini tidak menumpahkan cahaya yang baik pada manajemen proyek perangkat lunak.

  4. Data yang ada menunjukkan bahwa statistik keberhasilan proyek perangkat lunak tidak akan berubah dasarnya selama beberapa tahun mendatang.

 

 

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.